BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM

Kamis, Juni 02, 2011

-:- Memandang Cinta Dari Cermin Hati -:-
Ketika engkau mencintai wanita , genggamlah hatinya karena ia adalah "kunci emas" kasih sayang Ilahi yang dapat menahan derasnya hujan-badai, panas -teriknya mentari, dan silau emas -permata.

Ketika engkau membelai rambutnya yang berkilau, berbahagialah sebab cinta telah menyegarkan dirimu dengan keharuman surga.

Ketika engkau menggenggam tangannya dengan genggaman kasihmu , maka rasakanlah kelembutan jemari-jemari Ilahi yang telah memayungi hatimu dari keresahan dengan senandung kedamaian.

Ketika engkau mendengar suaranya yang teduh menenteramkan bathinmu , berbahagialah sebab cinta sedang memandang dari kedalam jiwa, bersenandung bersama kicau burung dan kecantikan putik-putik bunga.

Ketika engkau melihatnya tersenyum , maka berbahagialah karena cinta telah membasuh luka hati dengan senandung air mata kebahagiaan dan tangis rindu.

Ketika engkau melihat sepasang matanya yang indah , berbahagialah karena engkau telah menterjemahkan segala rahasia hati yang bersemayam didalam bathinnya.

Ketika engkau mendengar dirinya bersenandung ,ikutlah bernyanyi bersamanya, karena tidak ada ungkapan yang kasih yang lebih indah-dari ungkapan; yang keluar dari sepasang insan yang sedang dilanda badai asmara.

Ketika engkau melihat cinta dengan hasrat kasih Ilahi , maka berbahagialah karena kidung semesta telah merestui dan memberkati ladang-ladang Ilahi dari hujan yang turun dari kesucian langit

Karena apalah artinya cinta -selain kesejatiannya , cinta telah bahagia dengan mahkota keabadiannya , cinta tidak memerlukan apapun selain darinya , karena cinta telah cukup untuk cinta -ia takkan pernah pudar , selamanya berpijar, serta bersemayam dikedalaman jiwa -setiap insan yang terberkati oleh-Nya.

*******


Specially : Untuk yang telah & baru merayakan cinta.....^_^
Semoga Barakah Allah di setiap jalinan cinta yang teguh dalam ikatan Mitsaqan Ghalizah..terikrar dalam Aqad yang Allah menjadi saksinya... Perjanjian yang sangat berat....
Barakallahulakum...... :)

Untuk yang belum... Bersabarlah menyambut cinta dalam penantian dengan keindahan tawakal kepadaNya....kokoh tak bergeming, istiqamah menjaga cinta hingga Allah tetapkan waktunya.....pada saat Walimatul Ursy (pernikahan yang agung) menyatukan... :)
Sumber: http://www.facebook.com/notes/erika-ayesha/-memandang-cinta-dari-cermin-hati-/10150633394060564

Surat Untuk Calon Istriku Kelak

''SURAT UNTUK CALON ISTRIKU KELAK''
Assalamu'alaikum wr.wb.

Ukhti......
Jika tiba saatnya bertemu...
Bersabarlah dikau dgn kekuranganku....
Bersabarlah dikau dgn apa yg tampak sekilas...
Sesungguhnya aku ini hanyalah seseorang anak Adam yg serba kekurangan yg biasa dipandang sebelah mata....

Ukhti.....
Jika Allah memang memilihku tuk mendampingimu, ku mohonhendaklah dikau selalu mengingatkan diriku ini yg lemah ini,yg mungkin menelantarkan hak-hakmu,Yg mungkin lupa diri dan tak tau diri,yg mungkin lupa akan kewajibanku ini.

Ukhti...
Terimalah salamku ini,jagalah dirimu sebaik-baiknya Ukhti,berimanlah pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dan bertaqwalah pada Allah,patuhilah Allah dan Rasul-NYA, Jangan terbawa oleh Arus musuh-musuh islam .

Ukhti...
Ingatlah..
Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala, bersama orang-orang yg sabar, jika bukan takdir kita untuk bertemu,.
Do'aku semoga Allah mempertemukanmu dgn Ikhwan yg lebih baik dariku, yg akan membahagiakanmu di dunia dan membimbingmu menuju kebahagian akhirat.

Akhir kata,dariku Ikhwan yg cintanya takkan pernah putus.

Salah dan hilaf andai ada kata yg kurang berkenan mohon ma'afkan
Ana Fx Wans hamba Allah yg tiada daya dan upaya yg takkan
Pernah lepas dari salah dan dosa dan yg benar itu datangnya daripada Allah dan salah itu datangnya daripada kelemahan diri ini juga,
Dengan senang hati silahkan share ke sahabat antum jika menurut antum note nich bermanfa'at.

..........salam Ukhuwah Fillah Abadan abadaa...........



Sumber: http://www.facebook.com/profile.php?id=100000538094133

Rabu, Mei 25, 2011

Riset Warung Pecel Lele Eco

RISET WARUNG PECEL LELE ECO

DI CIKAMPEK




Diajukan untuk melengkapi dan memenuhi Ujian Akhir Semester

Disusun oleh :

Yasin Sugiman : 12091918

Wawan Setiawan (fx wans) : 12091916

Tata Wirnata : 12091909

Juwita Permata Insani : 12091908

Linda Apriyani : 12091907

Jurusan Manajemen Informatika

Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer

BINA SARANA INFORMATIKA

( Cikampek )

2011

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah…,

Segala puji bagi ALLAH Subhanahu Wa Ta’alla, yang telah memberikan segala nikmat-Nya. Sehingga penulis dapat masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan tugas riset ini dengan baik. Karena tiada daya dan upaya bagi penulis kecuali rahmat dan hidayah dari ALLAH Subhanahu Wa Ta’alla. Dimana hasil riset ini penulis sajikan dalam bentuk buku yang sederhana dan disusun. Adapun judul penulisan riset yang kami ambil adalah :

“ RISET WARUNG PECEL LELE ECO

Tugas ini adalah suatu langkah awal bagi penulis untuk meraih sebuah kecakapan dalam bidang perkuliahan baik dari segi akademik maupun ketrampilan yang penulis miliki yang InsyaAllah dapat bermanfaat nantinya. Tujuan penulisan hasil riset ini dibuat untuk melengkapi dan memenuhi Ujian Akhir Semester 5 mata kuliah “ Entrepreneurship ”. Sebagai bahan penulisan diambil berdasarkan hasil penelitian (eksperimen), observasi dan beberapa sumber literatur yang mendukung penulisan ini. Penulis menyadari bahwa tanpa bimbingan dan dorongan dari semua pihak, maka penulisan tugas ini tidak akan lancar. Penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bpk Wahyudi Prabowo, S.Pd. selaku dosen pengajar mata kuliah Entrepreneursip dan semua pihak yang telah membantu hingga selesainya penulisan ini. Penulis menyadari penulisan tugas riset ini masih banyak kekurangan baik dalam segi bahasa, susunan kalimat sampai pada pengemasan materi, untuk itu penulis berharap kritik dan saran yang bersifat membangun sebagai evaluasi dimasa yang akan datang.

Akhir kata, penulis berharap semoga hasil riset ini dapat berguna bagi penulis khususnya dan bagi pembaca pada umumnya dalam meningkatkan ilmu pengetahuan.

Cikampek, May 2011

Penulis


DAFTAR ISI

Judul............................................................................................................... i

Kata Pengantar................................................................................................ ii

Daftar Isi......................................................................................................... iii

BAB I PENDAHULUAN

1. 1 Nama dan Alamat Warung................................................. 1

1. 2 Nama dan Alamat pemilik.................................................. 1

BAB II RANGKUMAN EKSEKUTIF

2.1 Umum .............................................................................. 2

2.2 Beberapa Faktor Perlu Diperhatikan Jika Mambuka Usaha
Warung Pecel Lele ......................................................... 2

BAB III DESKRIPSI WARUNG PECEL LELE ECO

3.1 Analisis Dan Asumsi ......................................................... 6

3.2 Biaya- Biaya Dan Keuntungan .......................................... 7

3.3 Segmentasi Pasar yang Akan Dimasuki.............................. 9

3.4 Pengembangan Produk Yang Dihasilkan ............................ 10

3.5 Analisis Persaingan Usaha .............................................. 10

3.6 Promosi Yang Dilakukan ................................................ 11

BAB IV PENUTUP

4.1 Kesimpulan ......................................................................... 12

4.2 Saran ................................................................................ 12

Daftar Pustaka .................................................................. 13



BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang

Saat ini jika sempat berjalan- jalan sore hingga malam hari di sepanjang jalan yang ramai dikunjungi orang di kota – kota besar di pulau jawa, akan mudah kita jumpai warung tenda yang menjajakan menu hidangan tradisional seperti : pecel lele, sea food dan lain-lain. Biasanya warung tenda tersebut berdiri di kanan dan kiri jalan yang buka dari sore hingga malam, sebagian warung tenda tersebut menawarkan hidangan pecel lele yang merupakan masakan asal lamongan sebagai salah satu hidangan utamanya. Atas dasar itulah usaha warung pecel lele eco ini di mulai.

1.2 Nama Warung tenda

Nama Warung : PECEL LELE ECO

Alamat : JL. KARANG ANYAR CIKAMPEK SELATAN

Nama Pemilik : SODIKIN

Alamat Domisili : JL. KARANG ANYAR CIKAMPEK SELATAN

Warung pecel lele eco adalah suatu bentuk usaha kaki lima yang menyediakan menu masakan yang sudah umum di masyarakat seperti ayam, tempe, lele, tahu goring, telor dadar yang di kasih sambel dan lalapan.

BAB II

RANGKUMAN EKSEKUTIF

2.1 Umum

Seringkali, kita berpikir, bahwa untuk menjadi pengusaha sukses, haruslah melakukan sesuatu dengan ide yang besar dan cemerlang. Kenyataanya tidak selalu seperti itu. Banyak, jenis usaha yang modalnya kecil, operasionalnya sederhana, "tidak njlimet" namun keuntungannya bisa puluhan juta per bulan.

Ikan lele memang jenis ikan yang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia. Biasanya, warung tenda yang biasanya berada di trotoar ini, juga menawarkan menu lainnya seperti ayam, bebek, tahu, tempe. Tapi, biasanya omset terbesar disumbang oleh menu pecel lele. Banyak orang meremehkan bisnis warungan ini. Namun bila dikelola dengan benar, bisnis ini menghasilkan keuntungan yang menggiurkan.

2.2 Beberapa Factor Penting Diperhatikan Jika Membuka Usaha Warung Pecel Lele

1. Tempat / Lokasi

Ini merupakan faktor utama yang harus dipikirkan sebelum membuka usaha warung. Apakah sudah ada tempat sendiri atau menyewa, karena ini juga mempengaruhi modal kita. Kalau kita mempunyai tempat sendiri tentunya alokasi dana bisa dimanfaatkan untuk yang lain. Perlu diperhatikan juga tempat memasak, apakah kita memasak langsung di warung atau membawa masakan matang ke warung kita. Tentunya dengan memperhatikan juga fasilitas seperti air, tempat cuci piring dan tempat masak. Jangan lupa perhatikan kebersihan warung dan lingkungan sekitarnya. Lokasi warung juga sebaiknya berada di daerah strategis yang mudah dijangkau dan banyak dilalui orang, contohnya daerah perkantoran, kos-kosan atau sekolah dan universitas dll.

2. Menu Masakan

Yang kita perhatikan disini adalah apa prioritas masakan warung kita. Contohnya ayam bakar, pecel lele atau nasi uduk; kalau kita ingin membuka warung dengan variasi menu masakan, tentunya ini harus lebih diperhatikan. Baik dari segi variasi dan mutu serta rasa masakan. mungkin akan lebih menarik jika ada satu masakan keunggulan dari warung kita ini, dan tentunya didukung dengan menu tambahan lain, untuk ini bisa kita lihat dari siapa pasar kita. Lebih menarik lagi mungkin dengan cara membuat menu unggulan dalam satu minggunya, contoh sop buntut hanya ada di hari Rabu. Rasa dari masakanpun harus diperhatikan usahakan stabil rasanya, terutama kalau tukang masaknya ada beberapa orang.

3. Kenyamanan

Walaupun warung, kita juga harus memperhatikan tingkat kenyamanan. Baik dari segi kebersihan warung kita dan lingkungan sekitarnya, masakan yang tersedia baru semua (dalam artian tidak basi), interior dan tata letak saji dan peralatan juga diusahakan nyaman untuk konsumen kita. Dan terpenting pelayanan kita, ramah dan bersahabat

4. Harga

Harga makanan di warung kita sesuaikan dengan siapa pasar kita. Jangan lupa perhatikan juga perbandingan menu, rasa dan harga. Untuk tingkat warungpun usahakan seimbang untuk menu masakan yang enak, tentunya diolah dengan bahan yang lebih baik dan juga mempengaruhi harga. Jangan asal murah tapi dengan menu dan rasa masakan yang seadanya.

5. Promosi

Dari sini nanti, tentunya orang yang mampir makan di warung kita juga bisa berpromosi ke teman-temannya. Contohnya: “disana ada warung enak lho, masakannya enak-enak dan harganya bagus, pas dengan kantong kita”

Salah satu warung makan yang lokasinya juga berada di atas trotoar, yang saat ini banyak digandrungi orang karena rasanya yang nikmat serta harganya yang cukup terjangkau adalah Warung Pecel Lele Eco. Warung yang menyediakan aneka hidangan ikan lele, ayam, tempe, tahu, telor dadar ini terbukti mampu bertahan hingga saat ini di tahun yang ke-3. Pemilik warung pecel lele eco Adalah Sodikin, yang tiga tahun lalu memutuskan untuk membuka usaha kecil-kecilan di bidang kuliner, dengan harapan, selain masakan mereka dapat diterima oleh masyarakat, mereka pun juga ingin membuka lapangan kerja baru.

Dengan bekal kemahiran memasak dan kebulatan tekad, mereka mencoba untuk meniti karir dari nol. Menu yang dipilih pun, bukanlah masakan kelas hotel bintang lima seperti membuka restoran, melainkan warung pecel lele. Pemilihan menu tersebut bukan tanpa alasan. Pecel lele adalah makanan yang merakyat dan sudah memiliki segmen pelanggannya sendiri, serta harganya sangat terjangkau. Alasan dasar itulah yang akhirnya menjadi pertimbangan mereka untuk menjalani bisnis tersebut.

Dengan kepercayaan penuh akan cita rasa kelezatan masakan, pelayanan yang baik serta didukung dengan kebersihan warung, mereka tetap optimis dalam menjalankan usahanya, meskipun awalnya pelanggan yang datang belum sebanyak saat ini dan menu yang terjual pun hanya beberapa porsi saja. Perlahan namun pasti, usaha mereka pun mulai menunjukkan hasil yang positif. Pelanggan mulai datang silih berganti untuk mengobati rasa penasaran mereka dengan menu yang ditawarkan. Alhasil, dengan berjalannya waktu, Warung Pecel Lele Eco semakin dikenal oleh masyarakat khususnya cikampek selatan. Tidak perlu promosi gencar-gencaran untuk mempromosikan warung mereka. Cukup dengan informasi dari mulut ke mulut, warung tenda yang memiliki konsep natural ini pun mempunyai pelanggan setianya sendiri.

"Alhamdullilah, informasi mulut ke mulut dari para pelanggan yang sudah mencoba makan disini, sangat membantu untuk mempromosikan warung kami. Yang terpenting kami akan selalu menjaga rasa masakan, pelayanan dan kebersihan, karena itu merupakan keutamaan nomor satu agar tetap bertahan dalam bisnis ini," ungkap Bpk. Sodikin, ketika bercerita dengan kami di warung miliknya.

Karena menu pecel lele itu sendiri sudah cukup menjamur, maka Sodikin dan Istri pun mencoba membuat racikan bumbu hasil buatan mereka sendiri. Dari berbagai studi banding yang dilakukan dari beberapa percobaan yang sudah dilakukan, akhirnya mereka pun menemukan racikan bumbu yang pas. Dan hingga saat ini, rasa yang sudah diperkenalkan sejak 3 tahun lalu itu, masih tetap sama dan akan terus dipertahankan agar tidak berubah rasanya.

Warung yang buka mulai dari pukul 16:00 sore hingga 22:00 malam itu, ramai disambangi pelanggan pada jam makan malam. Saat-saat itu bisa dibilang aktivitas di warung menjadi sangat sibuk, maka Sodikin dan istri harus sigap dalam melayani pesanan pelanggan, baik yang sudah menempati 1 meja yang ada di dalam warung yang berukuran sempit dan juga pelanggan yang memesan untuk dibawa pulang. untuk para pelanggan yang kebanyakan adalah Karyawan, mahasiswa dan masyarakat sekitar.

BAB III

DESKRIPSI WARUNG PECEL LELE ECO

3.1 ANALISIS DAN ASUMSI

Dalam analisis warung pecel lele echo digunakan beberapa asumsi sebagai berikut.

  1. Analisis hasil usaha dihitung perbulan
  2. Usaha dilakukan di kios kecil
  3. Peralatan di pakai maksimum 3 tahun ( investasi disusutkan selama 36

bulan)

  1. Satu ekor ayam potong dipotong menjadi 4 bagian
  2. 1 Kg lele isi 7 ekor lele ukuran sedang
  3. 1 Kg telor isi 17 butir ukuran kecil
  4. Tempe 3 ribu jadi 6 bagian
  5. Tahu 3 ribu jadi 6 bagian
  6. 1 liter beras jadi 5 porsi nasi
  7. Penjualan perhari 10 ekor ayam, 7 Kg lele ( 21 ekor), 1, 12 iris tempe, 12 iris tahu, 35 porsi nasi putih, 1Kg telor (17 telor dadar)
  8. Harga per porsi

a) 1 porsi nasi putih Rp. 2.500

b) 1 potong ayam, sambal, lalap Rp. 7.500

c) 1 ekor lele, sambal, lalap Rp. 5.500

d) 3 tahu, 3 tempe, sambal, lalap Rp. 4.000

e) es jeruk Rp. 4.000

f) Es the manis Rp. 3.000

g) Jeruk hangat Rp. 3.000

h) Teh manis Rp. 2.000

i) Ati Rp. 4.000

3.2 BIAYA – BIAYA DAN KEUNTUNGAN

  1. Biaya investasi

a. Gerobak, Meja, Kursi, terpal, spanduk, lantai dasar Rp 5.000.000

b. Kompor, Tabung gas, Peralatan masak & makan Rp. 2.000.000

Total investasi Rp. 7.000.000

  1. Biaya tetap

a. Sewa tempat dan Listrik Rp. 340.000

b. Sewa Kontrakan Rp. 300.000

c. Penyusutan peralatan Rp. 100.000

Total biaya tetap Rp. 740.000

  1. Biaya Variabel
  1. Pembelian ayam (Rp. 17.000 x 10 x 30 ) Rp. 5.100.000
  2. Pembelian lele ( Rp. 15.000 x 3 x 30 ) Rp. 1.350.000
  3. Pembelian tempe & tahu ( Rp. 12.000 x 30 ) Rp. 360.000
  4. Pembelian bumbu-bumbu (Rp. 11.000 x 30 ) Rp. 330.000
  5. Pembelian bahan sambal (Rp. 12.000 x 30 ) Rp. 360.000
  6. Pembelian lalapan (Rp. 23.000 x 30 ) Rp. 690.000
  7. Bahan baku nasi (Rp. 40.600 x 30 ) Rp. 1.218.000
  8. Gas & minyak goreng (Rp. 35.000 x 30 ) Rp. 1.050.000
  9. Pembelian peralatan bungkus ( Rp. 11.000 x 30) Rp. 330.000

Total biaya variabel Rp.10.788.000

  1. Total biaya Operasional

Biaya operasional = Total biaya tetap + Total biaya variabel

= Rp. 740.000 + Rp. 10.788.000

= Rp. 11.528.000

  1. Pendapatan

Pendapatan = Penjualan perhari x 30 hari

= ( ( 40 potong ayam x Rp. 7500) + ( 21 ekor lele x Rp. 5.500) + ( 17 telor dadar x Rp. 3.000) + ( 6 porsi tahu tempe x Rp. 4.000) + ( 15 minuman x Rp. 3.000 )+(35 porsi nasi putih x Rp. 2500)) x 30

= Rp. 18.690.000

  1. Keuntungan

= Pendapatan – Biaya Operasional

= Rp. 18.690.000 - Rp. 11.528.000

= Rp. 7.162.000

  1. Analisis Kelayakan Usaha Warung Pecel lele Eco
  1. Reveneu Cost Ratio (R/C)

R/C = ( Pendapatan : Total biaya Operasional )

= Rp. 18.690.000 : Rp. 11.528.000

= Rp. 1,62

Artinya , dari setiap pengeluaran biaya sebesar Rp 100 akan di peroleh pendapatan sebesar Rp 162. Dengan demikian usaha ini sangat layak dijalankan

  1. Pay Back Period ( PBP )

PBP = ( Total biaya investasi : Keuntungan ) x 1 Bulan

= Rp. 7.000.000 : Rp. 7.162.000 x 1 Bulan

= 0,98 Bulan

= 1 Bulan

Artinya, biaya investasi sudah akan kembali dalam waktu kurang lebih 1 bulan.

3.3 SEGMENTASI PASAR YANG AKAN DI MASUKI

Dalam perjalanannya pecel lele eco ini belim mempunyai cabang, tetapi secara bisnis plan ada rencana untuk membuka cabang, tidak terlalu jauh jaraknya karena sasaran konsumen juja banyak di seputaran Cikampek ini, misalnya kampus BSI, karena didepan kampus persis belum ada warung pecel lele, yang selama ini berjalan sasaran konsumen adalah pekerja atau tepatnya anak-anak kost, yang rata-rata mereka tidak masak dan mengandalkan warung tenda seperti pecel lele eco ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

3.4 PENGEMBANGAN PRODUK YANG DIHASILKAN

Seperti yang tercatat di atas, menu pecel lele eco ini masih standar tidak jauh dengan kebanyakan warung tenda pecel yang lainnya, tahapnya hanya masih mempertahankan secara kualitas rasa belum sampai pada produk lain yanga akan dihasilkan, dari hasil riset yang dilakukan ada beberapa yang menjadi masukan untuk Pak Sodikin selaku pemilik pecel lele eco ini yang berkaitan dengan Produk atau jenis makanan lain yang akan di hasilkan, seperti halnya tempe dan tahu, selama ini hanya di goreng saja, untuk nantinya akan digoreng dengan cara lain yaitu dengan menggunakan tepung sampai kering dan diberinama tempe goreng kriuk, tahu goreng kriuk,

Untuk menghindari kebosanan dari konsumen, selain produk yang hanya diperbaiki, rencananya Pak Sodikin ada membuat menu baru yang tidak hanya dari lele saja, diantaranya yaitu :

Bebek goreng, Burung dara goreng, Ayam kampung goreng, Ikan mas goreng dan Ikan nila goreng.

Sehingga konsumen tidak bosan dengan satu pilihan menu yang sama-sama saja.

3.5 ANALISIS PERSAINGAN USAHA

Dalam menjalankan usaha, warung pecel lele eco juga tidak lepas dengan adanya persaingan ataupun komptetisi, dimana kita dituntut untuk selalu menjaga kualitas produk yang kita hasilkan, buktinya banyak warung tenda di wilayah Cikampek ini yang menjajakan makanan serupa yaitu warung pecel lele, jaraknya pun tidak terlalu berjauhan, disinilah dituntut untuk bisa meraih konsumen sebanyak-banyaknya. Apalagi pecel bukan lagi makanan yang dijajakan di tenda tetapi sudah ada yang berdasarkan sistem franchise seperti pecel lele lela yang sudah ada cabangnya di Karawang.

3.6 PROMOSI YANG DILAKUKAN

Seperti yang dijelaskan diatas, dalam menjalankan usahanya, warung pecel lele eco ini juga tidak lepas dengan adanya persaingan ataupun komptetisi, dimana kita dituntut untuk selalu menjga kualitas produk yang kita hasilkan, agar konsumen tetap datang ketenda warung pecel lele eco, selain itu untuk pengembangan cabang, selain membutuhkam modal kita juga harus bisa menarik konsumen lebih banyak lagi, agar modal yang harus kita persiapkan tidak terlalu besar karena sebagian kita ambil dari keuntungan kita. Selama ini yang berjalan di warung pecel lele eco konsumen hanya tahu dari mulut ke mulut, belum ada promosi yang dilakukan.

Langkah untuk menarik konsumen yaitu dengan promosi yang memungkinkan orang yang sebelumnya tidak mencoba tetapi berkeinginan mencoba di pecel lele eco misalnya dengan memasang tenda atau nama dagang yang membuat tertarik dengan warna-warna yang cerah, atau bisa juga dengan update di internet misalnya di Facebook atau twiter dan meng update-nya saat ada menu baru atau promo yang dilakukan karena sebagian pekerja sudah tidak asing lagi dengan dunia internet. Sehingga konsumen menjadi tertarik untuk datang mencicipi menu baru warung pecel lele eco ala Pak Sodikin, yang pasti eco atau sangat enak.

BAB IV

Kesimpulan

Untuk menjadi pengusaha sukses, tidak selalu orang yang berpendidikan tinggi yang punya ide-ide terbaik tetapi pengusaha yang sukses adalah pengusaha yang mempunyai jiwa atau karakteristik wirausahawan, bagaimana untuk bisa memenejemen usahanya seperti yang dipaparkan oleh beberapa ahli, meraih keuntungan sebesar-besarnya dengan modal yang sekecil-kecilnya. Dan diantaranya mempunyai kepecayaan diri, berinisiatif, berinovasi, memiliki semangat kerja dan berorientasi ke masa depan.

Saran

Banyaknya persaingan usaha, seharusnya memacu diri kita untuk lebih bisa bertindak dengan cepat, terus berinovasi dengan produk yang kita hasilkan, tetap konsisten dan menjaga kualitas juga keramahaan yang akan membuat konsumen menjadi nyaman saat membeli produk yang kita hasilkan.

Daftar Pustaka

http://www.google.co.id/

http://id.wikipedia.org/

http://www.bsi.ac.id/